MERCUSUAR ILMU …

MERCUSUAR ILMU PENGETAHUAN DAN FAKIH TERNAMA

#MUKADDIMAH

            di antara sikap toleransi agama kita – islam yang lurus  adalah standar kemuliaan dan ketakwaan bukan trletak pada garis keturunan,negri asal/pangkatnya ,tetapi pd kualitas ketakwaan,rasa takut kpd ALLAH subhanahu wata’ala serta pelaksanaan trhadap ajaran” NYA

           inna akromakum indallaahi atqookum[al-hujroot]

Artinya;

“sesungguh nya orang yg paling mulia di antara kamu di sisi allah adalah orang yg paling bertaqwa di antara kamu”[al-hujuroot;13]

           Rosululloh bersabda “wahai fatimah;putri muhammad,ber’amallah kamu,karena sesungguh nya aku tdk dapat menyelamatkan mu di hadapan Allah.”

           atas dasar ketaqwaan dan amal saleh inilah,Allah menganugerah kan kpd hamba-Nya ilmu pengetahuan,serta memberi kepercayaan utk menjaga agama dan Al-qur’an Nya -sesuai yang dia kehendaki.- .untuk itu Ia memilih diantara hamba” nya untuk menjadi seorang pioner.memberikan kepada mereka pengetahuan serta taufik.sehingga mereka tampil sebagai teladan serta obor penerang yang menyinari jalan hidup kita menggugah kesadaran kita dengan baik terhadap seluruh ajaran” agama.

           mereka adalah para ulama’ agung itu,menjelaskan hal” yang belum kita ketahui tentang ajaran agama.memberikan penyelesaian  terhadap problematika besar yang terjadi di masyarakat.

           dengan gamblang mereka menjelaskan kpd kita tentang masalah” akidah,ibadah,perintah” yang harus kita ikuti dan larangan” yang harus kita tinggalkan,serta batasan” yang telah di letakkan oleh Allah.dengan demikian,mayoritas umat mengikuti apa yang di ajarkan dan di fatwakan mereka.

           di antara pioner umat yang akan kita bicarakan secara rinci dalam pwmbahasan kali ini adalah imam abu hanifah annu’man.

           imam abu hanifah adalah ulama yang paling mengertimasalah agama,menguasai masalah” kehidupan,’memiliki wawasan yang luas tentang sejarah umat” sebelum dan semasa nya.di samping itu dia adalah telaladan bagi para ulama dan tokoh setelah nya.

          semoga Allah memberikan sebaik-baik ganjaranatas jasa yang ia berikan kepada umat.

 

KELAHIRAN DAN NASAB

            ia bernama abu hanifah an-nu’man bin tsabit bin an-nu’man bin al-marziban ,di lahirkan di kufah tahun 80 H,di kufah-iraq ini pula dia di besarkan ,dan menghabiskan sebagian besar kehidupanya,kota kufah saat itu adalahkota besar ,penuh dengan para ulama  penuh dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan;bidang fiqih,hadist,filsafah,aqidahdalam berbagai aliran yang beragam dan berbagai cabang** ilmu lainnya.abu hanifah kecil sering mendampingi ayahnya berdagang kain sutra ,yang kelak dia akan melanjutkan profesi bapak nya itu.

             Namun demikian,tak seperti para pedagan pada umumnya ,ada yang berbeda pada diri abu hanifah,yaitu kebiasaan pergi ke masjid kufah.karena kecerdasan yang gemilang,ia mampu menghafal al-qur’an serta ratusan bahkan ribuan hadist,yang saat itu merupakan ciri khas orang beragama.

Hobi utama nya adalah  memperbanyak membaca al-qur’an,sehingga para perawi secara berlebihan bahwa ia terbiasa menghatamkan al-qu’an sebanyak 60 kali di bulan ramadhan,perkataan mereka ini bukan hanya isapan jempol,namun di dasar kan atas kualitas dan keberagamaan dan perhatian yang cukup besar terhadap ilmu agama yang pada waktu itu telah menjadi buah bibir .

            Sebagai layak nya putra seorang pedagang/abu hanifah pun berprofesi sebagai seorang pedagang seperti bapaknya.ia meraup banyak keuntungan dari profesi ini.di sisi lain ia mempunyai wawasan yang sangat luas yang terpancar dari wajah,tanda** kecerdasan yang luar biasa,serta hafalan yang sagat kuat ini dapat di amati oleh siapapun saat menyaksikan dia berdialog/berdebat dengan lawan nya,dan dapat di pastikan bahwa mereka terkagum-kagum.

            di masa abu hanifah menuntut ilmu,[iraq]termasuk di dalam kota kufah,disibukkan oleh tiga [3] halaqah keilmuwan;

Yaitu;

1.] halaqah yang membahas tentang ilmu aqidah

2.]halaqah yang membahas tenntang hadist Rosululloh metode dan proses       pengumpulannya dari berbagai negara,serta pembahasan para perowi dan       kemungkinan di terima atau tidaknya pribadi dan riwayat mereka.

3.]halaqah yang membahas masalah fiqih,al-qur’an dan sunnah termasuk membahas fatwa untuk menjawab masalah** baru yang muncul pada waktu itu,dan pada waktusebelum nya.

            masalah** seperti ini yang sangat membutuhkan para ulama’ yang mengajarkan dan memahamkan mereka yang berlandaskan al-quran dan sunnah serta ijtihad para ulama sebelumnya.

        abu hanifah juga  melibatkan dirinya dalam dialog  yang  mencakup tentang ilmu kalam,tauhid dan metafisika.dia juga serig menghadiri kajian hadist dan periwayatannya. Sehingga dia mempunyai andil yang sangatbesar dalam bidang ini.

         setelah dia menjelajahi beberapa bidang keilmuwan ,akhirnya dia memilih untuk memperdalam ilmu fiqih  dan berguru pada salah satu syeikh yang berada di kota kufah yang waktu itu menjadi domisili para ulama di negara iraq.

    menurut abu hanifah seorang ahli fiqih  seharusnya    berguru  pada berbagai syeikh,namun dia terus menemani salah satu fakih ternama sehingga dia bisa menimba ilmu hingga tuntas termasuk masalah yang di anggap pelik dan sulit sekalipun. Dalam hal ini abu hanifah  berkata;saya sedang berada dalampusat ilmu dan fiqih, maka aku pergauli mereka .

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: